Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tips memilih Hardisk Internal, Kupas harga dan performa..!!

Rentang Harga Di Bawah Rp. 400.000
Hard disk dengan harga di bawah Rp. 400.000 memiliki kapasitas 500 GB ke bawah. Hal ini termasuk kapasitas 160 GB sampai dengan 500 GB. Oleh karena itu, pembelian hard disk dengan kapasitas di bawah 500 GB sepertinya tidak layak. Sebuah hard disk 160 GB dipatok pada harga sekitar Rp. 320.000. Hanya dengan menambah sekitar Rp. 80.000 bisa Anda mendapatkan hard disk dengan kapasitas lebih dari tiga kali lipatnya.
Hard disk yang kami rekomendasikan untuk rentang harga ini adalah:
Western Digital Caviar Blue 500 GB

Hard disk WD Caviar Blue cenderung memiliki kinerja yang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan WD Caviar Black walaupun memiliki cache yang lebih kecil. Dengan begitu, tentu saja kinerjanya lebih baik daripada WD Caviar Green.
Seagate 500 GB 7200.11

Saat Anda memilih Seagate sebagai hard disk, usahakan model yang Anda dapatkan adalah model yang paling baru. Pada saat ini, model 7200.11 adalah kebanyakan yang dijual. Model lama adalah 7200.10 dan 7200.9. Tentunya Anda ingin mengambil hard disk dengan teknologi yang paling baru bukan?
Western Digital Caviar Green 500 GB

Tidak bisa dipungkiri bahwa hard disk yang satu ini sering menjadi primadona karena memiliki pemakaian daya yang lebih kecil. Selain itu, cache yang dimilikinya adalah 32 MB yang mampu meningkatkan kinerja dibandingkan dengan model sebelumnya. Sayang memang, putaran spindle-nya tidak mencapai 7200 membuatnya memiliki kinerja yang tidak secepat kedua saudaranya, Black dan Blue.
Hitachi Deskstar 500 GB

Terakhir adalah Hitachi Desktar 500 GB. Hitachi yang satu ini memang memiliki kinerja yang bagus, hanya sayang cache-nya yang tersedia sekarang ini hanya yang 8 MB. Pada beberapa game, hal ini cukup menghambat kinerja gaming.


Rentang Harga Rp. 400.001 sampai Rp. 600.000
Pada rentang harga tersebut, kapasitas yang ada adalah 650 GB sampai 1 TB. Yup, sekarang saatnya Anda memiliki hard disk dengan kapasitas Terabyte. Oleh karena itu, saat Anda memiliki dana sekitar Rp. 400.000 sampai Rp. 500.000, tidak ada salahnya menambah dana Anda sampai mendapatkan kapasitas yang tinggi.

Hitachi SATA II 1 TB

Hard disk yang satu ini memiliki harga yang tidak sampai batas atas rentang harga kali ini. Cache yang dimiliki adalah 32 MB. Dengan kinerja yang cukup tinggi, harga yang dimiliki merupakan harga hard disk 1 TB yang paling terjangkau di antara merek-merek lainnya.

Seagate SATA II 1 TB

Seagate SATA II 1 TB yang harus Anda cari tentu saja yang paling baru. Sekali lagi jangan mengambil model yang lama karena kinerjanya tidak seoptimal yang baru serta panas yang dihasilkan juga cukup tinggi.

Western Digital Caviar Green 1 TB

Sekali lagi, seri Caviar Green memang sering diincar orang untuk digunakan sebagai hard disk kedua. Tentu saja untuk menyimpan data, Anda tidak terlalu memerlukan kinerja yang tinggi. Hal itu harus dimiliki oleh hard disk utama. Hard disk ini memiliki cache yang besar, 64 MB.


Rentang Harga Rp. 600.001 sampai Rp. 850.000
Pada rentang harga ini, Anda akan dihadapkan pada dua pilihan, kecepatan atau kapasitas. Bukankah hal tersebut sama dengan dua kategori di atas? Ingat bahwa pada rentang harga ini, harga hard disk sudah termasuk mahal. Pada saat sebuah hard disk dijual pada harga tinggi dibanding dengan model lain, kinerja yang dimiliki juga tinggi. Akan tetapi, tidak sedikit orang yang mau membelanjakan uangnya untuk kapasitas tanpa mengedepankan performa.

Western Digital Caviar Black 1 TB SATA III

WD Caviar Black 1 TB ada beberapa macam jenis. Usahakan Anda mendapatkan hard disk yang memiliki cache 64 MB. Jika Anda beruntung, Anda akan mendapatkan seri yang memiliki sebuah platter, sehingga kinerjanya lebih tinggi lagi. Kapasitasnya memang hanya 1 TB, akan tetapi Anda akan merasakan kinerja yang lebih saat menjadikan hard disk ini sebagai hard disk utama. Interface-nya sudah mendukung SATA terbaru yang memiliki bandwidth 6 Gbps.

Seagate SATA II 1.5 TB

Seri Seagate yang satu ini bukanlah seri Low Power. Kinerja berbanding dengan kapasitas yang sangat baik inilah yang membuat hard disk ini diminati oleh banyak orang. Akan tetapi, tidak sedikit pula orang yang mengeluhkan masalah firmware. Oleh karena itu, pastikan bahwa hard disk yang Anda beli memiliki versi firmware yang paling baru.

WD Caviar Green 1,5 TB

Saat Anda memilih hard disk yang satu ini, jangan sampai Anda mendapatkan seri yang memiliki cache 32 MB. Usahakan Anda mendapatkan hard disk dengan cache 64 MB. Harganya pun ternyata lebih murah. Walaupun begitu, Anda mungkin tidak akan mendapatkan kinerja yang tinggi pada hard disk ini. Gunakan saja hard disk ini sebagai hard disk kedua.

Rp. 1.000.000 sampai Rp. 1.200.000
Pada kategori ini, Anda tidak akan menemukan hard disk dengan harga di bawah Rp. 1 juta. Hal tersebut dikarenakan adanya gap harga yang belum bisa diisi oleh semua produsen hard disk. Untuk kategori ini, hard disk yang ada adalah hard disk dengan kapasitas 2 TB.

Western Digital Caviar Green 2 TB

Hard disk rendah daya ini memiliki cache sebesar 64 MB. Karena kinerjanya paling rendah dibandingkan saudaranya, Western Digital Caviar Black, membuat hard disk ini cocok dijadikan sebagai hard disk sekunder. Akan tetapi, tidak tertutup kemungkinan untuk membuat hard disk ini sebagai hard disk utama.

Seagate LP 2 TB

Selain Western Digital, Seagate juga telah memiliki hard disk yang memiliki daya rendah. Putaran spindle-nya adalah 5900 RPM. Sebagai hard disk kedua, tentunya kecepatan ini tidaklah penting. Untuk harganya, Seagate mematoknya sedikit lebih murah dibandingkan WD Green 2 TB.

Hitachi 2 TB

Hard disk ini bukanlah tipe low power. Untuk kinerjanya, hard disk ini ada di atas WD Green dan Seagate LP.

Harga Di Atas Rp. 1.200.000
Pada kategori ini, hard disk yang ditawarkan oleh para produsen memiliki kinerja yang tinggi. Hal tersebut bisa Anda dapatkan dengan atau tanpa kapasitas yang mencapai hitungan terabyte.

Western Digital Caviar Black 2 TB

Western Digital Caviar Black 2 TB memiliki performa yang paling baik di antara Caviar Black di bawahnya. Untuk hard disk ini, Anda tidak perlu merogok kocek sampai satu setengah juta. Jika Anda ingin hard disk yang kencang serta memiliki kapasitas yang besar, Caviar Black 2 TB cocok untuk Anda.

Western Digital VelociRaptor 300 GB

VelociRaptor merupakan hard disk keluaran Western Digital yang memiliki performa sangat tinggi. Hal ini disebabkan Velociraptor memiliki putaran spindel 10.000 RPM serta membuat dimensi platter-nya lebih kecil. Usahakan untuk mendapatkan VelociRaptor generasi kedua. Jika Anda merasa kapasitasnya terlalu kecil, VelociRaptor juga tersedia dengan kapasitas 600 GB.

Seagate Barracuda XT 2 TB

Seagate Barracuda XT saat ini hanya memiliki kapasitas 2 TB saja. Hard disk ini memiliki kinerja yang tinggi di jajaran Seagate Barracuda. Harganya pun lebih murah dibandingkan dengan WD Caviar Black 2 TB.


Buyer’s Guide Tips:


SATA II vs. SATA III
Pada saat Anda membeli hard disk, Anda akan ditawarkan apakah Anda ingin membeli sebuah hard disk dengan interface SATA III. Kebanyakan penjual bisa memberikan informasi bahwa SATA III lebih kencang. Hal inilah yang harus Anda cerna. SATA III atau SATA 6 Gbps memang lebih kencang, akan tetapi hard disk yang beredar sekarang ini belum ada yang mampu menembus batas kecepatan SATA generasi pertama. Oleh karena itu, saat Anda ingin membeli hard disk dan ternyata terpaku oleh harga yang dikarenakan perbedaan interface SATA, pilih saja yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
SSD
Selain hard disk, ada juga SSD. Kami tentu akan mengulas Buyer’s Guide untuk memilih SSD. Oleh karena itu, pantau terus harga SSD yang sudah menembus angka di bawah satu juta rupiah. SSD memang berkapasitas kecil, namun kinerja sistem Anda akan meningkat drastis setelah memakainya sebagai storage utama
Kerusakan Hard Disk
Jika Anda kurang beruntung, entah karena kesalahan Anda sendiri maupun tidak disengaja, hard disk akan rusak pada suatu waktu. Untuk itu, hal yang perlu Anda perhatikan adalah selalu membackup seluruh data penting Anda pada tempat yang berbeda. Hal tersebut bisa dilakukan pada hard disk eksternal maupun disc. Semakin besar kapasitas hard disk Anda, biaya untuk menyelamatkan data yang ada pada hard disk Anda juga semakin tinggi.Semoga menambah wawasan kita semua.

Sumber