Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Cara Mencuci Tangan yang Benar


Tahukah Anda? Tangan kita adalah media yang dominan dalam mengantarkan penularan kuman. Saat Anda memegang sebuah benda kotor dan lupa mencuci, maka tangan Anda menjadi pencetus berpindahnya kuman ke tubuh sendiri bahkan orang lain.

Penyakit yang beresiko muncul dari tangan yang kotor adalah diare, cacingan, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), TBC, hingga SARS, flu burung, dan flu babi. Menurut penelitian, diare menjadi pembunuh anak nomor satu di Indonesia. Oleh karena itu cucilah tangan Anda sebelum makan, sebelum menyiapkan makanan, setelah memegang daging mentah, sebelum dan setelah menyentuh orang sakit, sesudah menggunakan kamar mandi, setelah batuk, bersin atau membuang ingus, setelah mengganti popok atau pembalut, sebelum dan setelah mengobati luka, setelah membersihkan atau membuang sampah, dan setelah menyentuh hewan atau kotoran hewan.

Cara mencuci tangan tidak boleh sembarangan. Anda bisa menggunakan teknik mencuci tangan sebagai berikut:


  • Lakukan cuci tangan di bawah kran atau dari air yang mengalir. Basuhilah tangan Anda.
  • Gunakan sabun yang cukup untuk mencuci seluruh tangan. Sebaiknya pakailah yang mengandung antiseptik.
  • Gosok kedua telapak tangan sampai ujung jari.
  • Telapak tangan tangan menggosok punggung tangan kiri (atau sebaliknya) dengan jari-jari saling mengunci (berselang-seling) antara tangan kanan dan kiri. Gosok sela-sela jari tersebut. Lakukan pula sebaliknya.
  • Letakkan punggung jari satu dengan punggung jari lainnya dalam posisi saling mengunci.
  • Usapkan ibu jari tangan kanan dengan telapak kiri dengan gerakan berputar. Lakukan hal yang sama dengan ibu jari tangan kiri.
  • Gosoklah telapak tangan dengan punggung jari tangan satunya dengan gerakan kedepan, kebelakang dan berputar. Lakukan pula sebaliknya.
  • Lakukan gerakan memutar dengan memegang pergelangan tangan kanan dengan tangan kiri. Begitu pula sebaliknya.
  • Hilangkan sabun dari kedua tangan dengan air mengalir.
  • Gunakan tisu untuk mengeringkan tangan. Untuk menutup kran air, gunakan pula tisu untuk menghindari berpindahnya kembali kuman dari kran ke tangan.
  • Hindari mengeringkan dengan mesin pengering yang menampung banyak bakteri karena digunakan banyak orang.